Penjelasan Tema Hari Kesehatan Nasional ke-43, 12 November 2007

Kesehatan merupakan karunia Tuhan yang sangat berharga dan merupakan salah satu hak dasar manusia, serta salah satu dari tiga faktor utama selain faktor pendidikan dan pendapatan yang menentukan Indeks Pembangunan Sumberdaya Manusia. Peningkatan derajat kesehatan akan memberikan sumbangan nyata dalam meningkatkan daya saing bangsa yang sangat diperlukan dalam era globalisasi. Untuk itu, kesehatan bagi sebagian penduduk yang terbatas kemampuanya serta yang berpengetahuan dan berpendapatan rendah perlu diperjuangkan secara terus-menerus dengan cara mendekatkan akses pelayanan kesehatan, dan sekaligus memberdayakan kemampuan mereka melalui pengembangan berbagai upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat yang didorong menuju Desa Siaga sebagai proses menjadi Desa Sehat.
Di samping itu, kesadaran masyarakat bahwa kesehatan merupakan investasi bagi pengembangan sumberdaya manusia, juga perlu terus dipromosikan melalui sosialisasi dan advokasi kepada para pengambil kebijakan dan stakeholders (pemangku) di berbagai jenjang administrasi. Departemen Kesehatan yang memiliki visi ”Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat” dengan misi ”Membuat Rakyat Sehat”, serta dengan strategi ”Menggerakkan dan Memberdayakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat”, berupaya untuk memfasilitasi percepatan pencapaian derajat kesehatan setinggi-tinginya bagi seluruh penduduk dengan mengembangkan kesiap-siagaan masyarakat di tingkat desa yang dikenal dengan Desa Siaga. Desa Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat seperti kurang gizi, penyakit menular, perilaku kesehatan yang keliru, kejadian bencana, kedaruratan, dan sejenisnya dengan memberdayakan potensi lokal secara gotong royong dan sinergis. Oleh karena itu, kesehatan bagi semua rakyat perlu diperjuangkan dan diupayakan terus oleh semua pihak baik pemerintah, masyarakat, maupun semua komponen bangsa secara sinergisme untuk mencapai rakyat sehat, ketahanan bangsa dan akhirnya Negara kuat. Untuk tahun 2007 tema dipilih yang lebih mengarah pada bentuk kegiatan kongkrit berpihak kepada masyarakat yaitu dalam bentuk gerakan/tindakan nyata untuk menjadikan rakyat sehat sebagai sumber kapital sosial dalam upaya mewujudkan ketahanan bangsa yang tangguh dan negara kuat. Makna yang ingin disampaikan dalam tema ini adalah perlunya kesadaran, kemauan dan kemampuan semua komponen bangsa untuk mewujudkan semua rakyat sehat sebagai sumber kekuatan ketahanan bangsa yang tangguh dan negara kuat. Negara kuat dapat diartikan sebagai negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki ketahanan bangsa yang tangguh dengan basis utamanya dalam wujud semua rakyat sehat secara fisik, mental dan sosial serta memiliki produktivitas yang tinggi.
Berangkat dari tema HKN 2007 yaitu Rakyat Sehat Negara Kuat, Logo menggambarkan bagaimana 3 orang (rakyat) yang mengibarkan bendera merah putih, sebagai lambang Negara. Bendera merah putih melambangkan Negara, sementara rakyat sehat digambarkan oleh gesture 3 orang tersebut yang mengangkat tangannya. Grafis elips menggambarkan kekuatan Negara, yaitu rakyat dan bendera yang bersatu padu membentuk hierarki kerucut ke atas menggambarkan satu visi Negara yang kuat. Sementara itu bentuk bendera merah putih seperti kobaran api menggambarkansemangat rakyat yang sehat dalam membentuk Negara yang kuat. Warna: Merah dan biru tua. Merah menggambarkan semangat kenegaraan yang tertuang dalam bendera Negara kita. Biru menggambarkan suatu visi yang ingin dicapai Negara Indonesia yaitu kemapanan, kekuatan dan kesehatan Negara. Jenis Huruf: IMPACT
Jenis huruf yang berkesan kuat dan kokoh mencerminkan pondasi bangsa yang sehat dan kuat. Jenis huruf ini harus senantiasa digunakan dalam berbagai media (digunakan untuk judul) pada spanduk, banner dll.

One Response so far.

  1. Anonymous says:

    Selamat Hari Kesehatan Nasional ke-43….

Leave a Reply