Archive for April, 2007

Pengumuman Penerimaan Dokter Umum dan Dokter Gigi PTT Depkes Bulan Mei 2007

Tuesday, April 17th, 2007 | Uncategorized with No Comments »

Departemen Kesehatan RI membutuhkan tenaga Dokter Umum dan Dokter Gigiyang akan diangkat sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) Depkes untuk ditempatkanpada Puskesmas di wilayah terpencil/sangat terpencil di Provinsi/Kabupaten luar Jawa dan Bali.Berikut ini disajikan informasi selengkapnyaPengumumanSurat PernyataanBiodata Sedangkan daftar tenaga yang dibutuhkan berdasarkan jenis tenaga dan provinsi yaitu ; Dokter Umum[ NAD ][ SULSEL ] [ SUMUT ][ SULA ] [ SUMBAR ][ NTB ] [ RIAU ][ NTT ][ JAMBI ][ MALUKU ][ SUMSEL ] [ PAPUA ] [ BENGKULU ] [ MALUT ] [ LAMPUNG ] [ KALBAR ] [ GORONTALO ] [ KALTENG ] [ IRJABAR ] [ KALSEL ] [ KEPRI ] [ KALTIM ] [ SULBAR ] [ SULUT ] [ SULTENG ][ REKAP ] Dokter Gigi[ Selengkapnya....

PENINGKATAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN KESEHATAN YANG LEBIH BERKUALITAS

Friday, April 13th, 2007 | Uncategorized with No Comments »

Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat, yaitu hak rakyat untuk memperoleh akses atas kebutuhan pelayanan kesehatan. Pembangunan kesehatan juga harus dipandang sebagai suatu investasi dalam kaitannya untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi, serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Indonesia memang telah mengalami kemajuan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan penduduk. Kemajuan ini dapat dilihat melalui angka kematian bayi yang menurun dari 46 (1997) menjadi 35 per seribu kelahiran hidup (2003). Umur harapan hidup telah meningkat dari 65,8 tahun (1999) menjadi lebih dari Selengkapnya....

Antisipasi Perencanaan Tenaga Kesehatan Guna Mendukung Indonesia Sehat 2010

Tuesday, April 10th, 2007 | Uncategorized with No Comments »

Artikel oleh : Sugiharto, M.Sc* Pengadaan tenaga kesehatan untuk memenuhi kebutuhan diselenggarakan antara lain melalui pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh pemerintah dan atau masyarakat, demikian antara lain bunyi pasal 51 UU No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan. Untuk medukung hal tersebut maka PP No. 32 tentang tenaga kesehatan telah menetapkan bahwa Perencanaan nasional tenaga kesehatan adalah menjadi tanggung jawab Menteri Kesehatan dengan memeperhatikan jenis pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, sarana pelayanan kesehatan serta jenis dan jumlah tenaga kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk melaksanakan hal-hal tersebut di atas maka Departemen Kesehatan Selengkapnya....

Apotek Rakyat, Akses Mudah Mendapatkan Obat

Wednesday, April 4th, 2007 | Uncategorized with No Comments »

Apotek Rakyat adalah sarana kesehatan tempat dilaksanakannya pelayanan kefarmasian yaitu penyerahan obat dan perbekalan kesehatan tetapi tidak boleh melakukan peracikan. Perbekalan kesehatan adalah semua bahan selain obat dan peralatan yang diperlukan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Masyarakat luas akan semakin mudah memperoleh obat dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia Nomor 284/Menkes/Per/III/2007 tanggal 8 Maret 2007 tentang Apotek Rakyat. Dalam memberikan pelayanan kefarmasian, Apotek Rakyat harus mengutamakan obat generik. Selain itu Apotek Rakyat juga dimaksudkan untuk melindungi masyarakat dari penggunaan obat-obat palsu, obat Selengkapnya....

Karbon Monoksida Berpengaruh Terhadap Bayi dengan BBLR?

Wednesday, April 4th, 2007 | Uncategorized with No Comments »

Pada pertengahan tahun 1970-an beberapa pakar melaporkan adanya tanda bahwa polusi udara mungkin lebih berbahaya di dapur rata-rata rumah dibanding di luar rumah yang dekat dengan jalan raya (Haryoto, 1995 : 50) . Adapun sumber polusi dalam rumah adalah pembakaran dalam rumah untuk keperluan memasak dan pemanas ruangan. Gas alam yang merupakan bahan bakar yang paling umum digunakan terutama menghasilkan nitrogen dioksida dan karbon monoksida bersama dengan produk pembakaran yang tidak berbahaya. Jika kayu dibakar dalam suatu perapian atau untuk memasak (yang dilakukan dibanyak negara), selain polutan tersebut akan ditambahkan lagi partikulat dan sejumlah besar hidrokarbon. Paparan karbon Selengkapnya....

Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah

Wednesday, April 4th, 2007 | Uncategorized with No Comments »

Setiap pasangan suami-istri tentu mendambakan bayi mereka lahir normal, yaitu berat lahir antara 2.500-4.000 gram, cukup bulan, lahir langsung menangis, dan tidak ada kelainan kongenital (cacat bawaan) yang berat. Namun, ada kalanya keinginan tersebut tidak terwujud, misalnya bayi lahir kurang bulan atau bayi berat lahir rendah (BBLR). Kenyataan ini sebetulnya jangan menjadikan orang tua patah semangat, karena kemajuan teknologi kedokteran dan didukung kemauan keras orang tua yang memiliki BBLR, maka bayi itu dapat bertahan hidup. BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2.500 gram, tanpa memandang usia kehamilan. BBLR dibedakan menjadi dua bagian: pertama, BBL sangat rendah Selengkapnya....

Program Perbaikan Gizi Makro

Wednesday, April 4th, 2007 | Uncategorized with No Comments »

Keadaan gizi meliputi proses penyediaan dan penggunaan gizi untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pemeliharaan serta aktifitas. Keadaan kurang gizi dapat terjadi dari beberapa akibat, yaitu ketidakseimbangan asupan zat-zat gizi, faktor penyakit pencernaan, absorsi dan penyakit infeksi. Masalah gizi terbagi menjadi masalah gizi makro dan mikro. Masalah gizi makro adalah masalah yang utamanya disebabkan kekurangan atau ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Manifestasi dari masalah gizi makro bila terjadi pada wanita usia subur dan ibu hamil yang Kurang Energi Kronis (KEK) adalah berat badan bayi baru lahir yang rendah (BBLR). Bila terjadi pada anak balita akan mengakibatkan marasmus, Selengkapnya....